Sutan Irawansyah, S.Ag
Salah satu rumpun dari ilmu bahasa Arab adalah Ilmu Nahwu, yaitu ilmu yang mempelajari harokat akhir dari suatu susunan kalimat dalam bahasa Arab, singkatnya seperti itu.
Ada banyak referensi yang disusun oleh begawan begawan Nahwu, dari yang paling ringan sampai yang paling sulit, dan semua itu dipelajari berdasarkan tingkat preferensinya masing-masing. Jika masih awam maka level mubtadi' adalah level yang cocok untuk dijadikan panduan awal, kitabnya seperti Al Ajurumiyyah dst.
Tingkatan itu terkadang berbeda disetiap kurikulumnya, tergantung guru yang menyusun tahapannya. Oleh sebab itu dalam kitab Al Ilmu' yang disusun oleh Syaikh Utsaimin menyebutkan agar mempelajari ilmu itu fokus pada satu guru karena mengingat satu guru dengan yang lainnya memiliki metodologi pembelajaran yang berbeda.
Nah, salah satu kitab yang langka sekali untuk absen dalam deretan daftar referensi belajar Ilmu Nahwu adalah kitab Al Ajurumiyyah. Kitab yang mempelajari gramatika bahasa Arab ini sangat populer dikalangan pelajar Nahwu dan ahli dalam bidang ini. Penulisnya bernama Imam Shanhaji yang memiliki nama lengkap Abu 'Abdillah Muhammad bin Muhammad bin Daud Ash Shanhaji dari Fez, Maroko yang lahir pada tahun 672 H dan wafat pada 723 H.
Kitab yang diberi nama Al Jurumiyyah ini tidak ada yang bisa memastikan apakah Ash Shanhaji sendiri yang menamai atau siapa? Namun perihal penamaan ini disebutkan menurut Hayif An Nabhan bahwa penyebutan Jurumiyah merupakan serapan dari bahasa Inggris, yakni grammar.
Kehadirannya yang terus eksis membuat kitab ini terus disajikan dengan syarah-syarah yang segar dari setiap era dan masanya, seperti kitab Ad Durrah An Nahwiyah Syarah Muqaddimah Al Jurumiyyah karangan Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin. Bahkan ada kutipan yang menarik dalam kitab ini.
Bersambung.......

Komentar
Posting Komentar